*24 JAM BERSAMA HABIB*
_“Malam Keakraban Pejuang Majelis Duta Hijrah”_
```Bersama Al Habib Ali Ridho Alkaff```
Kamis, 22 Desember 2022
@Kopi jati, Jatisewu Cibungbang, Jalatrang Ciamis
السلام عليكم و رحمة الله وبركاته
Selamat dan sukses kepada majelis Duta Hijrah Ciamis yang sudah sangat luar biasa menyelenggarakan maulid Duta Hijrah Ciamis yang mudah-mudahan itu semua menjadi awal kesemangatan kita, awal kita semuanya diridhoi oleh Nabi Muhammad ﷺ. Aamiin yaa rabbal alamiin.
Namun jangan cukup bangga disitu saja, jangan cukup bangga kita sudah membuat acara sukses, jangan cukup bangga karena yang hadir banyak, karena tujuan terpenting membuat acara gema maulid, tujuan terpenting membuat maulid nabi itu bukan dihadirinya banyak orang, namun tujuannya *“Bagaimana setelah acara maulid tersebut keimanan kita, kecintaan kita kepada Baginda Nabi Muhammad ﷺ.”* *Gimana caranya selesai maulid kita tambah cinta sama Nabi Muhammad ﷺ, gimana caranya selesai maulid kita tambah rindu sama Nabi Muhammad ﷺ. Gimana caranya setelah maulid kita tambah semangat berjuang untuk Nabi Muhammad ﷺ.* Itu poin terpentingnya.
Maka berapa kali saya katakan “al faqir membuat Majelis Duta Hijrah ini tujuan saya seperti tujuan guru saya Al Habib Umar bin Hafidz. Tujuan beliau membuat majelis ta’lim/membuat pondok pesantren bukan untuk mencari popularitas, bukan untuk mencari jamaah, bukan untuk mencari pangkat jabatan, bukan untuk mencari harta melainkan tujuan kita membuat majelis ta’lim melainkan untuk bisa sampai kepada Kanjeng Nabi Muhammad ﷺ.
Bahkan beliau katakan “ Andaikan kepalaku menjadi pijakan agar kalian bisa sampai kepada Rasulullah ﷺ, pijaklah kepalaku agar kalian sampai kepadanya.” Itu sekelas Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz.
Maka Ikhwan, akhwat yang dirahmati oleh Allah... *Ayok kita jadikan Duta Hijrah ini sebagai wadah untuk mengenal Nabi Muhammad ﷺ, wadah para pemuda pemudi untuk mencintai Nabi Muhammad ﷺ, wadah para pemuda pemudi merindukan Kanjeng Nabi Muhammad ﷺ .*
Kalian semua lihat bagaimana keadaan
Dunia sekarang. Semakin tambah tahun semakin banyak ulama yang Allah cabut nyawanya. Semakin tambah tahun semakin banyak penyakit² yang aneh². Semakin tambah tahun semakin tambah musibah. Itu disebabkan karena ulah tangan kita semuanya. Berapa kali Allah katakan dalam Al Qur’an
ظَهَرَ الْفَسَا دُ فِى الْبَرِّ وَا لْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ اَيْدِى النَّا سِ ...
“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan perbuatan tangan manusia;..."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 41)
Kalau kamu pengen tau kenapa adanya banjir, kenapa adanya gempa, kenapa adanya tsunami, kenapa adanya longsor, kenapa adanya bencana alam, itu semua disebabkan karena ulah tangan kita sebagai manusia.
Jadi tidak mungkin Allah berikan adzab, tidak mungkin Allah turunkan musibah dengan bencana alam kalau kita sebagai manusia tidak melanggar aturan² Allah.
Kenapa Allah berikan banjir? Kenapa Allah berikan kita gempa? Kenapa Allah berikan kita tsunami? Ada tujuannya
لِيُذِيْقَهُمْ بَعْضَ الَّذِيْ عَمِلُوْا
Allah turunkan bencana alam. Allah turunkan kerusakan dilaut, kerusakan di bumi, untuk apa? Agar kalian merasakan ulah tangan kalian sendiri.
Lihatlah.. gara² adanya banjir, gara² buang sampah sembarangan. Gara² kita buang sampah sembarangan timbulah banjir.
Ketika banjir datang air dan sampah balik lagi ke rumah masing². Betul ga?
Itu tujuannya Allah.
Namun bukan semata² Allah berikan musibah, bukan semata² Allah berikan bencana agar kita sengsara, agar kita merasakan susah. Tidak! Ada fungsinya, ada tujuannya. Yaitu لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُوْنَ
Agar kalian semua taubat, kembali kepada Allah SWT.
Maka Ikhwan, akhwat yang dirahmati oleh Allah
Bencana yang sekarang ini kita rasakan, gempa, tsunami, itu sebenarnya bukan bencana yang besar.
Syekh Imam Al Muthowali As Sya’rowi, beliau mengatakan :
Bukan dikatakan musibah kalau kamu kehilangan perkara/kalau kamu kehilangan sesuatu yang kamu cintai.
Contoh : kalau misal orang pacaran, trus diputusin kira² sumpek ga? Pasti sumpek, gelisah, galau
Atau misal kita punya motor baru, hasil kerja digabungin, dibeliin motor, tapi motornya hilang. Sedih ga? Musibah ga kira²?
Pasti musibah
Tapi menurut *Al Imam Syekh Muthowali As Sya’rowi, beliau mengatakan : “Bukan dikatakan musibah kalau anda kehilangan sesuatu yang dicintai,* (kehilangan harta itu bukan musibah, kehilangan keluarga itu bukan musibah, kehilangan jabatan itu bukan musibah), *tapi dikatakan musibah itu kalau kamu terhalang untuk mendapatkan pahalanya Allah SWT.”* Kalau kamu berat sholat itu namanya musibah. Kalau kamu berat melangkah ke pengajian itu namanya musibah. Kalau kamu berat khidmat sama ulama itu namanya musibah. Kalau kamu berat berbuat sodaqoh itu namanya musibah. *Dihalangi dirimu untuk mendapatkan pahala itu musibah sebenarnya.*
Maka Ikhwan, akhwat yang dirahmati oleh Allah
Bencana² alam itu sebenarnya bukan musibah besar, itu hanya musibah kecil. *Dikatakan musibah itu kalau diri kalian, ummat Nabi tapi tidak mengenal Nabi Muhammad ﷺ. Kalau kalian ummat Nabi tapi kamu ga tau apa itu Sunnah Nabi Muhammad ﷺ. Kalau kamu ngaku ummat Nabi tapi kamu ga mau berjuang untuk Nabi Muhammad ﷺ. Itu yang dinamakan musibah.* Wal iyyadzubillahi min dzalik.
Maka mudah-mudahan dengan adanya wadah Duta Hijrah kita *jangan terlalu fanatik dengan yang namanya majelis, jangan fanatik dengan yang namanya bendera, jangan fanatik dengan yang namanya organisasi. Fanatik yang dibolehkan itu cuma 2 : kepada Allah SWT dan Nabi Muhammad ﷺ.*
Jangan gara² beda majelis anda bertengkar, jangan gara² beda majelis anda saling putus silaturahmi, jangan karena beda organisasi anda saling caci, saling menghina. Jangan gara² béda logo emblem majelis/logo komunitas/club’ motor anda saling mencaci saling menghina. Hati-hati!
Itu namanya fanatik, dan *fanatik selain Allah dan nabi Muhammad ﷺ adalah fanatik yang hina, fanatik yang salah. Fanatik yang dibolehkan hanya untuk Allah, fanatik yang dibolehkan hanya untuk Nabi Muhammad ﷺ.*
Maka *tujuan kita di majelis Duta Hijrah ini bukan untuk fanatik kepada majelis, tapi fanatiknya kita cuma untuk Nabi Muhammad ﷺ. Duta Hijrah fanatiknya untuk Allah SWT.* Maka rangkul siapapun itu, rangkul siapapun mau itu komunitasnya a b c d, mau logo majelisnya a b c d, itu sodara kita. Itu teman kita. Ayok sama² saling mencintai, saling menyayangi, ayok sama² di surga bersama Nabi Muhammad ﷺ.
Ikhwan, akhwat yang dirahmati oleh Allah
Coba lihat seorang sahabat yang bernama *Sayyidina Anas bin Malik Radhiyallahu Anhu* (pembantu Rasulullah ﷺ dari kecil). Beliau membantu Nabi Muhammad ﷺ itu dari kecil, mengorbankan jiwa, raga, dan tenaga untuk Nabi Muhammad ﷺ. Namun beliau tidak menginginkan harta, beliau tidak menginginkan popularitas, tapi *beliau berkhidmat kepada Nabi Muhammad ﷺ hanya untuk menginginkan bersama Nabi Muhammad ﷺ di surga.*
Maka hadirin hadirat yang dirahmati Allah SWT..
Salah satu lagi sahabat yang bernama Rabi’ah. Rabi’ah itu tukang bawa sendalnya nabi, tukang bawa siwaknya nabi, tukang bawa alat wudhunya nabi. Maka pada suatu hari, nabi sayang kepada Rabi’ah, dan ditawarin kepadanya “maa hajatuka yaa Rabi’ah?” (Rabi’ah kamu ini selalu berkhidmat kepadaku, kamu selalu membantuku, selalu membawa sendalku, selalu membawa alat wudhuku, selalu membawa siwakku. Maa hajatuka wahai Rabi’ah? Rabi’ah kamu pengen apa dari aku?)
Ini yang nawarin siapa? Nabi Muhammad ﷺ
Yang nawarin bukan gubernur, yang nawarin bukan bupati. Tapi yang nawarin Nabi Muhammad ﷺ, yang kalau do’a maka Allah ijabah.
Kira² jika kita diposisi Rabi’ah ingin minta apa?
Misal kata Nabi Muhammad ﷺ “hai para pejuang Duta Hijrah Ciamis kalian mau minta apa? Kalian sudah sukses membuat acara gema maulid, kalian sudah mensyiarkan maulid. Kalian mau apa yaa ikwan & akhwat?” Pasti yang ada di benak kita dunia dunia dan dunia. Tapi bagaimana jawaban Rabi’ah?
*Ketika tau bahwa Rasulullah ﷺ yang menawari hajatnya, dan Rabi’ah tau bahwa tiada tawaran yang paling mahal di alam dunia kecuali tawaran dari Nabi Muhammad ﷺ. Maka Rabi’ah tidak mau menyia-nyiakannya. Apa yang diminta Rabi’ah? Padahal Rabi’ah seorang yang miskin, Rabi’ah ga minta harta, Rabi’ah ga minta pangkat sama Rasulullah ﷺ. Tapi yang dipinta oleh Rabi’ah “as aluka murofaqotan nabi fiil jannah (wahai nabi aku hanya minta satu, aku ingin mendampingi mu di surga.”*
صلى على النبي محمد ﷺ
Tawaran yang mahal dan permintaan yang mahal bagi Rabi’ah.
Beliau hanya satu ingin meminta mendampingi Nabi Muhammad ﷺ.Dan ini adalah sahabat yang cerdas. Kenapa? Karena dia tau *kenikmatan di dunia itu sementara semuanya.* Kalau dia minta harta itu Cuma dinikmati di dunia, kalau dia minta jabatan itu Cuma di dunia, tapi *dia minta kenikmatan yang abadi yaitu kenikmatan di surga bersama Nabi Muhammad ﷺ. Saking lezatnya, saking nikmatnya mamandang Rasulullah ﷺ di dunia.* Rabi’ah tidak mau jauh² dari Rasul. Inilah yang harus diterapkan dalam perjuangan.
Perjuanga *kita ini dalam Duta Hijrah jangan pengen caper di depan saya (Habib).* Contoh saya pengen dilihat Habib, caper sama habib percuma. Atau perjuangan di Duta Hijrah Cuma semangat pengen dilihat Ikhwan/akhwat. Jangan seperti itu, sia-sia nantinya. *Kalau anda caper kepada orang anda kecewa. Tapi kalau anda berjuang di majelis Duta Hijrah capernya satu, caper sama Nabi Muhammad ﷺ. Aku ingin berjuang untuk dilihat Nabi Muhammad ﷺ, aku ingin khidmat pengen dilihat nabi Muhammad ﷺ, pengen diridhoi oleh Nabi Muhammad ﷺ.*
Maka Ikhwan, akhwat yang dirahmati oleh Allah...
*Ayok kita terus berjuang, kita terus bersama-sama, ayok kita sambungkan hati kita dengan Nabi. Kita sambungkan hati kita dengan kemuliaan Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz, walaupun kita tidak bisa duduk bersama beliau.* Ada seorang berkata “ Yaa Habib, saya ini pengen sambung sanad ilmunya kepada engkau Yaa Habib, cuma saya ga bisa belajar denganmu, saya belajar dengan engkau cuma di YouTube, di internet. Maka apakah jika belajar kepada engkau seperti itu sudah sampai sanad ilmuku kepada engkau Yaa Habib?” Kata Habib Umar “sudah bersambung”. Dengan kita belajar di YouTube, lihat selalu tausiyahnya Habib Umar atau belajar kepada murid-muridnya, kita sama saja belajar/sambung sanad ilmu kita kepada beliau. Dan semua ulama-ulama (bukan hanya di Indonesia, tapi di seluruh dunia), siapa yang ga kenal Habib Umar? Ga usah saya cape² nyanjung guru saya, semua orang nyanjung beliau, semua orang mengetahui akhlak beliau, semua ulama² besar mau di Kairo, Mesir, dan yang lainnya menyanjungi dan mengagumi beliau, bahkan diantara mereka ingin jadi murid-murid beliau. Tapi alhamdulillah *dengan duduknya kita di majelis ini mudah-mudahan kita tersambung dengan sanad mulianya beliau.* Aamiin ya Rabbal alamiin. *Mudah-mudahan kita selalu ada sambungan dengan nabi kita, sehingga kita jadikan guru² kita ini sebagi jembatan untuk menuju Nabi Muhammad ﷺ.*
Dan yang perlu saya ingatkan, hati² saat ini sedang gencar-gencarnya promosi LGBT. Maka hati²!, itu penyakit yang sangat luar biasa yang harus dihindari. Terkhusus kepada para pemuda-pemudi hati². Semuanya jangan sekali-kali meremehkan. Memang kalau secara logika kita melihatnya saja jijik. Tapi jika kita duduk dengan orang-orang seperti itu tidak akan terasa dan akan terbawa arus dengan penyakit² mereka. Maka hati²! itu penyakit orang-orang tercela, itu penyakit² orang yang dihinakan oleh Allah SWT.
Makanya dampaknya apa? Banyak musibah, banyak bencana. Kenapa? Karena banyaknya orang² yang meremehkan perbuatan maksiat. Maka solusi untuk kita selamat dari musibah, solusi untuk kita selamat dari bencana dalam surat Al Kahfi Allah katakan :
Ketika ashabul Kahfi lagi bingung suatu masalah, bingung banyak musibah Allah anjurkan ashabul Kahfi untuk masuk ke dalam gua.
Apa maksudnya?
يَنْشُرْ لَـكُمْ رَبُّكُمْ مِّنْ رَّحْمَتِهٖ
Allah akan menolong dengan rahmat-Nya.
Terus gimana maksudnya? Apakah kalau ada musibah/bencana kita harus mencari gua? Bukan seperti itu. *Gua kita cuma satu yaitu Nabi Muhammad ﷺ. Artinya ketika kita hidup/problem dunia ini sedang susah, entah susah dalam bidang ekonomi, entah susah dalam bidang usaha, datangi gua kita yaitu Nabi Muhammad ﷺ. Ikuti sunnah, perbanyak sholawat kepada Nabi Muhammad ﷺ, karena dengan kita mendekatkan diri kepada Nabi Muhammad ﷺ, dengan sholawat dengan mengikuti sunnah-sunnahnya, dengan duduk dengan para pewaris-pewarisnya Insyaa Allah ( يَنْشُرْ لَـكُمْ رَبُّكُمْ مِّنْ رَّحْمَتِهٖ) Allah akan menolong kesusahan-kesusahan kita, dan Allah SWT akan memberikan keberkahan dalam setiap usaha dan niat kita. Insyaa Allah..*
Maka Ikhwan, akhwat.. kita lihat Rasulullah ﷺ itu cerdik, Rasulullah ﷺ itu ahli siasat. Islam bisa berjaya dan Islam bisa sampai ke negara kita ini karena cendikiawannya Nabi Muhammad ﷺ.
Lihat Khulafaur Rasyidin, itu ada 4. Pertama Sayyidina Abu Bakar, kedua Sayyidina Umar, ketiga Sayyidina Utsman, keempat Sayyidina Ali. Mereka khulafaur rasyidin itu punya kekhususan masing-masing. Sayyidina Abu Bakar As Siddiq mempunyai kebijaksanaan, bjaksana orangnya dan lemah lembut. Kemudian Sayyidina Umar bin Khattab mempunyai kelebihan yaitu keberaniannya dan ketegasannya. Kemudian Sayyidina Utsman, beliau pengusaha, orang dermawan. Yang terakhir Sayyidina Ali bin Abi Thalib, kekhususan beliau yaitu kecerdikannya. Akhirnya dengan adanya 4 khulafaur rasyidin ini Islam berjaya.
Itu adalah contoh bagi kita semua. Artinya *berjuang itu bukan hanya ceramah doang, kalau ga bisa berjuang dengan ceramah karena mungkin minim ilmu atau mungkin ga bisa ceramah/ga mau tausyiah. Kalau ga bisa berjuang dengan kebijaksanaan dengan ilmunya berjuanglah dengan keberaniannya. Kalau ga bisa berjuang dengan ilmu/ga bisa berjuang dengan keberanian karena penakut, dan kamu punya usaha/punya harta maka gunakan hartanya untuk berdakwah. Berjuang dengan harta dan tenaga. Kalau ga punya harta, tapi kamu punya siasat, bisa membuat ide² dakwah, ide² perkembangan majelis, maka gunakan ide anda untuk berjuang. Jadi berjuang itu bukan hanya ceramah, berjuang dengan tenaga, berjuang dengan harta, berjuang dengan pikiran untuk bisa mengenalkan ummat kepada Nabi Muhammad ﷺ* . Memang cape, memang lelah, namanya dunia ini untuk cape. *Allah ciptakan dunia ini untuk cape. Tapi yakin, kalau capenya kita, lelahnya kita untuk Nabi Muhammad ﷺ, Allah akan balas kontan dengan kenikmatan yang abadi, kenikmatan di surga bersama Nabi Muhammad ﷺ* . Aamiin yaa rabbal alamiin.
Mudah-mudahan kita semua selalu diberikan istiqomah dan mudah-mudahan yang paling terpenting hati² niat. *Niat untuk Allah dan rasulnya. Jangan ada niat yang lain. Niat berjuang untuk Allah dan Rasul, yakin bahwa niat untuk Allah dan rasul-nya apa yang anda niatkan Allah akan qobulkan, Allah akan mudahkan, Insyaa Allah* .
Mudah-mudahan kita semuanya selalu diberikan istiqomah dan mudah-mudahan Allah SWT memberikan keberkahan, wabil khusus kepada shohibul beyt, kita doakan yang punya tempat ini mudah-mudahan diberikan keberkahan oleh Allah, diberikan kesuksesan dunia akhirat, mudah-mudahan beliau beserta keluarganya diberikan kesehatan, dimudahkan segala urusan²nya. Aamiin yaa rabbal alamiin. Dan mudah-mudahan tempat ini menjadi tempat yang berkah, tempat yang Insyaa Allah dirahmati Allah SWT. Aamiin yaa rabbal alamiin.
هدامن و العفو منكم
والسلام عليكم و رحمة الله وبركاته