Jumat, 27 Februari 2015



Puisi (Tema Kekeringan)
Menangislah Wahai Mega
Ketika napas tak lagi menghirup sejuknya udara
Ku merasa sesak
Saat serbuk-serbuk halus mulai menghampiriku
Tak ada setetes air
Yang mampu menolongku dari pengapnya udara
Ketika dahaga mulai terasa
Kerongkongan ini semakin lama semakin kering
Kemana aku harus mencarimu?
Bagaikan langit dan bumi
Yang memisahkanku denganmu
Kapankah kau akan menangis wahai mega?
Kapankah kau akan melepaskan peluru kecilmu itu?
Datanglah.......
Aku sangat membutuhkanmu